Pages

Sabtu, 11 Juni 2011

Tersesat Dalam Senyumanmu


Aku terjatuh dalam dinginaya lautan kekuasaan.

Tersudut dalam titian keinginan yang menggema mengalunkan melodi.

Nyanyian sumbang dalam jiwa yang yang mulai terisi melodi-melodi indah.

Melodi yang menyusun orchestra yang ramaikan palung-palung traligi.

Merekah dalam lantunan ucap dan tancap.

Termenung dalam manis kata terjulur dalam rasa yang terbersit tawa.

Setetes senyum itu ramaikan nurani, bangkitkan ragawi yang mulai mati.

Saat memaktub dalam melodi-simfoni yang termenung memanjakan alam ini.

Ku tersungkur dalam dalam lantunan orchestra melodi terdalam

Memaktub memberikan nyanyian-lantunan yang abadi kian menyekam.

Aku terbuai oleh mainsnya bibir yang terang benderang.

Tak tau kemana untuk pergi dan tak tau jalan untuk kembali.

Rabu, 01 Juni 2011

Perjalanan Hati,.


Aku berjalan menyusurui ruang-ruang hati

Mencari sebentuk kasih suci yang damaikan diri

Termanggu dalam titian syair yang lestari

Mengatup dalam beribu aspal-aspal bui.

Harap cemas, gundah dan gembira selalu terasa

Terkantip dalam tapak demi tapak kegusaran jiwa

Sejenak ku singgah dalam gubuk pertapan hati

Selangkah ku pergi tuk tapaki hati-hati yang belum terlalui

Tersandung bebatuan namun tak jatuh

Tergerus gelombang namun tak tenggelam

Terhempas angin namun tak terbang

Aku buah perjalanan panjang.


Minggu, 29 Mei 2011

Mengalun Sukma

Terbersit beribuan lantuanan asma-asmamu

Membahana mengelus ruang hati yang tersurat samar ini

Aku tertidur pulas dibawah senandung dunia

Mendengkurkan Ribuan-Kilaun keindahan dan kenestapaanmu


Terbaring ditengah titian keterasingan

mengelus beribu bualan yang penuh arti

Menengadahkan hati dalam pucuk-pucuk tirani yang basahi diri

mengedus segenap misteri Illahi


Terangkai dalam serpihan-serpihan kenikmatan

Mengalunkan endusan sukam yang kian terekam

Membahana menembus dinding kehidupan

Terngiang dalam rintihan keindahan

Sabtu, 28 Mei 2011

Nafsu

Nafsumu itu ibu segala berhala
Berhala kebedaan ular sawa
Berhala keruhanian naga
Itu ibarat perumpamaannya
Mudah sekali memecah berhala
Kalau diketuk hancurlah ia
Walau batu walaupun bata
Walau ular walaupun naga
Tapi bukan mudah mengalahkan nafsu
Jika hendak tahu bentuk nafsu
Bacalah neraka dengan tujuh pintu
Dari nafsu keluar ma’siat setiap waktu.
mencintainya ini
sebagaimana kenikmatan lelaki
yang memeluk tugu batu
di dalam kegelapan sambil menangis dan meratap.
Meskipun dia merasa nikmat
kerana berfikir bahawa yang dipeluk adalah kekasihnya, tapi
jelas tidak senikmat
orang yang memeluk kekasih sebenarnya
kekasih yang hidup dan sedar.

Jumat, 27 Mei 2011

Seuntai Hati,

Tergambar jelas dalam setiap dentuman

Dentuman yang menggerutu deras menggerakkan aliran darahku

Darah yang terus mengalirkan bayang-bayangmu

Bayangan yang terus deraikan angan kepadamu.

Tampilan yang engkau seguhkan sungguh tak terbantah adanya

Kekuatan yang kau tunjukkan sungguhkan getarkan dadaku

Kekuatan hatimu mampu bangkitkan imajinasiku

Terangkai dalam sesosok anggun nan perkasa adanya

Kau kuatkan langkahku.

Kau deraikan gelora perjuangan yang tiada tara..

Kau desirkan aroma surge dan neraka

Kau buat aku memahami segenap arti dari sebuah perjalanan diri

Ulurkan tanganmu untuk aku rangkai menjadi seikat hati..

Dan biarkan ku jaga hati dan sesosok inprirasi ini

Biarpun air tak lagi muncul dari pusaranya

Kan kutuangkan dari secawan kehadiran hati

Biarlah sesosok yang kuat karena tempamu ini

Mampu menjadi sinar dalam hidupmu

Menjadi dedauan yang kan suburkan hidupmu

Dan mengharumkan segenap taman-taman keindahan hatimu

Rabu, 25 Mei 2011

Setengah Pagi Penuh Terkaan

Tak mampu kepejamkan mataku,..

Berjuta rasa yang tak mampu ku terka dengan otakku

Beribu tanya kian mendera memapah rasa untuk menerka

Apa ini sebenarnya. Apa yang tengah terjadi di alam sana.

Semakin kucari

Semakin tersesat aku didalamnya.

Sampai getaran malampun menyeruak laksana bom yang pekakan telinga

Sampai teropong semestaku ini enggan untuk mengatupkan dirinya

Ah,….

Semakin tak jelas, kepalaku menelisik dalam samudra kehidupan

Tersamar beribu terkaan, teruntai dalam ribuan kajian

Mungkin disana seperti yang aku fikirkan namun apa itu benar

Tersurat lantunan sejuta keagungan dan keangkuhan

Aku ingin mengedalikan alam semesta ini

Hingga semua seperti apa yang aku inginkan

Apakah semua itu mimpi

Masih berkutat dalam ruang-ruang anugrah

Mengapung-apung dalam hamparan rasa dan cipta

Terkatung dalam alam yang tercipta

Dan semua akan aku ciptakan.