Pages

Kamis, 01 Desember 2011

Dua Camar itu, akan jatuhkan mu.


Kepak-kepak sayap itu begitu kokoh dan begitu indah.
Keduanya menawarkan dan keindahan atas seni dan simfoninya.
Saat satu sumbang, satunya selalu menggetarkan raga dan sukma.
Itupun akan selalu bergantian seiring pergantian musim dan semilir angin.

Namun sadarkah kau, saat keduanya datang bersamaan.
Camar-camar itu tak akan bertarung untukmu,
Mereka akan mencakarmu, mencabik-cabik seluruh jiwa dan ragamu,
dan yang tersisa hanyalah luka nestapa yang mendera jiwa..

0 komentar:

Posting Komentar