Pages

Senin, 31 Oktober 2011

Wangimu Tak Mampu Lepas dari Duniaku

Aku terbenam dalam ribuan bunga yang ada ditaman dunia
Merasakan desahan angin murni dan desiran kemercik air surgawi
Menghempaskan raga ini dalam kenikmatan yang tersuguhkan
Dalam desiran taman bunga-bunga yang menyuguhkan kenikmatan surgawi

Sejenak aku terlarut dalam manisnya senyuman yang beraneka warna
Merasakan wewangian dunia yang terus merapatkan suara dan senyumanya
Secara tak sadar akupun menghirup beberapa wangi yang beraneka warna
Sungguh wangi, memasuki liang-liang hati ini

Aku menghempaskan badan, dalam hamparan taman loka dunia
Merebahkan sedikit kegundahan dan lelahnya sukma yang tertunduk pasu
Bergetar dalam sejuta rasa yang tak pernah lepas dalam serpihan-serpihan
Serpihan yang pecah berkeping-keping oleh rasa yang tak diterima tuanya

Wangi-wangi ini sungguh membuatku terbang dalam keindahan
Keindahan yang sungguh diinginkan kaum-kaumku
Tersentak anganku, terbuai hatiku, terbang sadarku,
Saat guratan wangimu hadir dalam anganku

Sungguh dalam semerbak wangi taman loka, Aku masih tak bisa lepaskan wangimu
Wangi yang terasa berat aku miliki untuk semarakkan alam ini
Meski ribuan bunga menawarkan wanginya dalam duniaku
Aku heran, kenapa tak bisa aku lepas wangimu dalam hatiku